Kenakan Busana Khas Papua, Ketua Dekranasda Kabupaten Puncak Tampil Beda dalam Parade Kriyanusa 2026

oleh -43 Dilihat

JAKARTA- Ketua Dekranasda Kabupaten Puncak, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni turut ambil bagian dalam Program Parade Ketua Dekranasda Kota & Kabupaten yang menjadi bagian dari rangkaian Pameran Kriya Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Mengusung semangat “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, parade yang berlangsung di Panggung Utama Kriyanusa 2026, Hall B JICC, menjadi ruang bagi para Ketua Dekranasda dari berbagai daerah untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kriya daerah masing-masing.

Dalam penampilannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Puncak mengenakan busana bernuansa khas Papua yang memadukan kain tenun/serat tradisional, ornamen etnik, serta aksesori kepala khas Papua. Pilihan busana tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penampilan parade, tetapi juga merepresentasikan kekayaan identitas budaya masyarakat Kabupaten Puncak.

Keikutsertaan Kabupaten Puncak dalam parade ini bukan hanya tentang menampilkan sebuah busana, tetapi tentang membawa identitas, cerita dan kekayaan budaya masyarakat Puncak ke panggung nasional.

“Setiap motif, warna dan unsur yang kita tampilkan memiliki nilai budaya yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” ujar Ketua Dekranasda Kabupaten Puncak.

Sujatinah menambahkan, Dekranasda memiliki peran penting dalam mendorong para perajin lokal agar mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus tetap berakar pada budaya daerah.

“Kami ingin kriya dari Kabupaten Puncak tidak berhenti sebagai warisan budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang memiliki nilai tambah, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya para perajin dan pelaku UMKM, serta dikenal lebih luas di tingkat nasional bahkan internasional,” tuturnya.

Keikutsertaan Kabupaten Puncak dalam Kriyanusa 2026 juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi kriya dan kekayaan budaya Papua Tengah kepada masyarakat lebih luas.

Ia mengatakan, melalui Dekranasda, Kabupaten Puncak berkomitmen untuk terus mendorong pelestarian budaya, pengembangan kreativitas perajin, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan daya saing produk lokal sehingga kekayaan budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari Puncak untuk Nusantara. Kita jaga budayanya, kita kembangkan karyanya, dan kita buka jalan agar karya para perajin kita semakin dikenal,” katanya. (TC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.